Skip to Content

Maret 2026

DALAM DUNIA PUISI

DALAM DUNIA PUISI

 

Hari puisiku bukan hari puisimu

Sebagaimana kebahagianmu 

      tidak menjadi kebahagianku

BUKAN PENGGEMAR BAPAK PUISI

BUKAN PENGGEMAR BAPAK PUISI

 

Pertama kali kubaca

Aku diam bertapa 

 

Kedua kali ku berkaca

Masih begitu juga

 

PUISI PROSA

PUISI PROSA

 

Puisi prosa 

Kemelut tergeletak karena luka

Terlalu menumpuk sampah duka

menjadi kerikil kata-kata bernoda 

 

DALAM PUISI ESAI

DALAM PUISI ESAI

 

Dalam puisi esai

Tak ada pembaharuan

yang nyata 

Cuma riak-riak ombak

dibungkus kresek kata-kata

KATA-KATA PUISI ESAI

KATA-KATA PUISI ESAI

 

Ada yang tidak kuterima

Adalah puisi kamu menaruh curiga

Bagai membalik dua mata

Mengikat bibir dan telinga

 

AIR KERUH

AIR KERUH

 

Gedung pencakar langit runtuh

Kamu sedang butuh

Mengeluh 

Panjang paruh

Berkicau biar aku luluh

TOREN BESAR

TOREN BESAR

 

Toren besar makan pagi – soreku

Naik tangga ke langit biru

Aku jatuh perangkap waktu

Menginjak cangkang durian

DELUSI KECOA

DELUSI KECOA

 

Jika kamu bisa mengejarku

kamu mendapatkan kado ulang tahunmu

Hantu mimpi takkan kembali

Segala getaran perasaan

RACUN PERETAK TULANG

RACUN PERETAK TULANG

 

Kami menawarkan persaudaraan

Tapi mereka memberi racun 

      peretak tulang kehidupan

 



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler