Skip to Content

SILUMAN BADAK

Foto Agung Gema Nugraha

SILUMAN BADAK

 

Puisi ini kubuat untuk menolak 

siluman badak

yang telah menjebak 

peri ikan ke daratan 

dan menjualnya di pasaran 

 

Petir berseluncur bagai gelombang

mengeluarkan suara

dan air mancur sinar-sinar elektron

 

Hujan membanjiri kota dan desa 

karena jiwa berubah rupa

 

Siluman badak masuk kerajaan

mengalihkan perhatian

membuat aturan yang menyengsarakan

Takut ketahuan kahyangan ia menyamar 

menjadi sang raja

di Galaksi Andromeda

 

Oh sungai yang meluap 

Oh kurator tanah longsor

Pusaka-pusaka keadilan museum 

planet Glanet telah dicuri

para raksasa ganas 

 

Bagaimana kita akan berbicara

menjelaskan kisah nyata

Bila mulut disumpal tangan gaib

dari pasukan besar-besar 

Otak kepala kita akan terbakar

dan akhirnya menjadi arang

terkubur dalam pusaran

 

Kita mesti punya taktik

Adakala siluman mesti dilawan siluman

Agar seimbang 

Kaum minoritas, para kurcaci dilibatkan

dalam perjuangan

Gagasan lebih tajam dari pandangan 

dan kekuatan tenaga dalam batasan

 

 

 

Agung Gema Nugraha

23 Januari 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler