simpang siur, disampang tahta
kelak dua jam itu menari
kaki-kaki langit disesal
ditelungkupkan sebagaimana
dunia ini berjalan
tahta tuan dimakan
kaki-kaki malam di telan.
dayung sayuh melanjuh pantai
melihat senja diatas langit
dari dua mata yang kian terlilit
kaki-kaki langit
menjejalkan sejumlah malam
ditengorokan tersimpan sayuh
kotor tangan kanan
dan sesal diperut
ada dua diantara tiga
seenaknya, "bilang saja, ini cuma bercanda."
seumpama, dibakarpun tak apa
toh. mulut-mulut mereka.
Temanggung, 2025
Komentar
Tulis komentar baru