MEMORIA KELABU
Berbaju bercelana compang-camping
Tak gentar mainkan gitar – seruling
Dengan suara nyaring
Lambung yang dingin
Kamu sedikit merinding
Karena matahari masih sembunyi
Kita mengalami ini tanpa hangat nasi
Cuaca seperti serpihan-serpihan es
tajam menyelimuti roh dan badan
Di kerumunan orang, terasa tawar
Pikiran merasa sepi menepi
Kita bernyanyi setelah berlari
dari kejaran angan-angan tak pasti
Tentunya enggan kembali
Dan benar kamu terayu tak sengaja
Malaikat baik hati datang bersahaja
Agung Gema Nugraha
16 Mei 2026
Komentar
Tulis komentar baru