Skip to Content

PUISI PENITI

Foto Agung Gema Nugraha

PUISI PENITI

 

Peniti hari

Peniti jantung hati

 

Lihatlah resletingku dol

Karena korupsi menggila lagi

 

Peniti emas tak sanggup kubeli

Sandal capitku putus kembali

 

Peniti bumi

Peniti pemikiran konspirasi

 

Politik dibangun untuk memperkaya diri

Politik yang mensejahterakan sesama

dibakar dibengkokan dan dimanipulasi

 

Penitiku menusuk jari

Darah luka dari ketidakadilan

dianggap sebagai pemakluman

yang tidak akan terjangkit infeksi

 

Suara jeritan kecil dari duka dinilai banci

 

Oh peniti bunda

Peniti ku gores-gores dikaca

Menjadi pedang api di dalam dada

 

 

Agung Gema Nugraha

31 Desember 2025

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler