ketika kabut menyelimuti
pegunungan yang tak lagi terlihat
dinginpun menyelimuti tiap sudut tubuh
api unggun menghangatkan kami
ditemani alunan nada akustik
malam yang singkat,,
tak terasa fajar menyambut
walau sunrice tak terlihat
walau gerimis menyambut
tetap jadi pagi yang indah
pagi itu ku duduk dekat api unggun yang masih menyala
sambil minum segelas kopi dan makan kue
sederhana tapi tetap asyik
Komentar
Tulis komentar baru