Bukankah malam berkata dingin
Memuncakan raga sembari lara
Bukankah ruang tergeletak angin
Mengajak jiwa berburu asa
Di sudut kota aku tertawa
BeGiTu BaNYaK CeRiTa YaNG TeLaH KiTa ReNDaLeWaT TaRiaN aKSaRa LuKiSKaN SuaSaNa JiWaSaaT KiTa TeRJaGaDaLaM DuNia YaNG TaK NYaTa
Sajak Matahari Turun Ke Kota
Matahari matanya mendelik
Sumur Buaya
Ada banyak anak-anak masuk ke sumur buaya
Jerit tangis menjelma kritik...
Angan kami menjadi nista....
Malam ini kembali kau datang
Dengan sekeranjang bintang
Juga segenggam mimpi
Untuk langit yang katanya tanpa tepi
Diriku terdiam,
Mungkin hanyalah aku
Menantikan dirimu wahai angin bisu
Aku ingin tidur
Dan inilah musuh yang aku butuhkan
Tak butuh kau, kawan, atau kopi lagi
Pagi
Bagi kebanyakan orang menyongsong hidup
dalam diam
ku lepas cemas
telanjang dan terbang
mencari mentari
biar terbakar
hangus pupus
hilang tak pulang
Ada apa hidup...Apa telah bosan pada nafas yang kental kesedihanApa kau terlalu berharap pada harapan angin Yang kau kira membawamu pada bebintang
Komentar Terbaru