KEPADA KRITIKUS SASTRA
Di palung laut aku sembunyi
Ke balik karang kucoba bernyanyi
Samudra luas masih terkendali
Ikan-ikan riang menari-nari
Kritikus sastra masa kini
Kurang meluangkan waktu
untuk menyingkap tirai bahasa puisi
Gunung tinggi aku daki
Ngarai pantai bolak-balik kujejaki
Kritikus puisi sedang bermimpi
masa lalu
yang jauh di badan dekat di otak
Gajah terlihat jelas di mata
Mencari semut di tepi kali
Buah semangka di meja makan
merah merona warna harapan
Malah mencari kembang jaksi
ke Gunung Putri
Kritikus sastra ada tapi tiada
Tak kulihat jelas
mengembara mengukir kata
Pada karya nyata
Ke mana keindahan frasa
bahasan tajam bermakna
Ke mana gelora asmara
pena pemikiran cemerlang
Yang dulu menggelombang
menderu memburu berbagai tulisan
Agung Gema Nugraha
13 Maret 2026
Komentar
Tulis komentar baru