Aku mencium bau parfum yang pernah mengusik mimpiku
Mimpi yang Bertahun-tahun bertahan meredam amarah
Wewangi itu menyimpan misteri lekuk tubuh wanita pujaan
Menggeliat-geliat digulung senyap malam
Angin datang angin diam, angin kehilangan nyali
Udara semakin panas memeras keringat
Desahan kasur menahan laju waktu semakin menghimpit
Aku ingin nafasku tetap bersama nyanyian cinta
Hingga alunan dan bau parfum mengantar ajalku
Komentar
Tulis komentar baru