PERTIKAIAN DUNIA
Terdiam kelam, dalam
Semburan bunga-bunga api
menghiasi langit dan bumi
Bukan omong kosong
atau pesta mercon
Aku menyaksikan rudal diluncurkan
menghantam kota pemukiman
Duar, retaklah dinding kelembutan
Pecahlah kaca-kaca cinta pembicaraan
Kegetiran
Ketakutan
Menemukan puncaknya
Perang adalah bukti
ketidakberhasilan akal sehat
menghadapi hasrat yang brutal
Berapa manusia lagi mesti terluka
terkena serpihan tajam
bara api dari dendam
dan puing reruntuhan
Senjata dan teknologi
diciptakan untuk menghancurkan
sesama demi sebuah keinginan
pribadi, kelompok, golongan
Nyawa manusia dikorbankan
dengan tanpa perasaan
Aku menahan tangis dan air mata
Segala yang terjadi menyesakkan dada
Kenapa kecerdasan justru mendorong
membuat berbagai kerusakan
Peradaban tinggi
sepi dari kesadaran diri
….
Maka biarpun lelah kugubah puisi ini
demi mencegah pertikaian dunia terjadi
Agung Gema N
1 Maret 2026
Komentar
Tulis komentar baru