SAJAK CINTA AGUNG
Hampir satu dasawarsa
Aku tidak menyapa jiwanya
Bagai melewati sepuluh ribu musim
Empat anasir darahku telah hening
Pengembaraan tanpa arah
Perpindahan sukma penebusan gelisah
Serasa masih belum cukup gairah
Kebangkitan dari awal mula zaman
Yang diwarnai percintaan
Puisi ini adalah bukti
Meski terlalu dramatis
Dan tidak begitu romantis
Tapi aku ada
Dalam eksistensinya
Segala ide, gagasan, pengetahuan
Menyatu menjadi pemikiran
Kabut pagi melarikan diri
Dari udara hari ini
Aku ingat anaximenes
Juga keberhasilan empedocles
Rumusan dasar kehidupan
Menyegarkan dunia keseimbangan
Phytagoras membuat penasaran
Seperti cintamu padaku
Selalu menjadi pertanyaan
Aku bukan bereksperimen
Menguji psikologi mistik
Cuma ya memang teka teki
Tak menemukan jawabnya
Bak filsafat tak mampu bertamu
Mengetuk gerbang keramat
Terlebih pintu mukjizat
Cintaku bukan rumus matematika
Ia tidak berasal dari bilangan
Apalagi sekedar hitungan fisika
Cintaku kepadamu harmoni dunia
Ditemukan lewat kesadaran nada
Alunan orkestra yang datang tiba-tiba
Suara purba berenergi intonasi musik
Simpel tapi pelik
Iramanya muncul dari kaitan galaksi
Garis-garis khayal zodiak bima sakti
Walaupun berupa siloka
Simbol daya keyakinan rasa
Tak bisa diuraikan dengan logika
Ia adalah kosmologi semesta raya
Menembus alam tak kasat mata
Menarik makhluk bangsa ruhaniah
Menggaungkan mantra batiniah
Ia adalah jimat purba
Di mana kujaga dan kupelihara
Berasal dari percikan merah delima
Agung Gema Nugraha
2025

Komentar
Tulis komentar baru