Skip to Content

ANGIN DI SAKU BAJU

Foto Agung Gema Nugraha

ANGIN DI SAKU BAJU

 

Angin menyelinap lewat saku baju

Mata sayu melamun selangkah ragu

Ekonomimu bukan ekonomiku

Jelas, tegas, realitas

Kebahagianmu luka hatiku

Bukan karena iri dan dengki

Tapi melihat situasi rumit 

nampak berbelit 

Di sini ya 

di tempat aku mencipta puisi

 

Pemimpin mesti peduli

dengan mendengar aspirasi rakyatnya

Suara-suara jangan dibuang ke lautan

Akan mengakibatkan tsunami susulan

Para dewan mesti mencari jalan terbaik

agar kesejahteraan rakyat 

suatu negeri terjamin 

Mengurus melulu diri sendiri

Takkan habis mentari tergelincir

 

Aku tidak sedang menyindir

Mencoba berpikir

Mengungkapkan gagasan

sederhana lewat bahasa kiasan

Bahwa kemanusiaan mesti dibela

bersama keadilan yang merata

Makan dan kerja tanpa gerakan nyata

untuk suatu pembelaan akan kebenaran

Akan menumbuhkan jamur di kepala

yang membuat pening panas dingin

lambung, diafragma…

 

Angin berupaya membawa hujan

Aku ingin diam 

pensiun dari pengangguran

Coba mencari pekerjaan 

Akhirnya tetap ke jalanan

Mengamen bernyanyi recehan

 

 

 

Agung Gema Nugraha

14 Maret 2026

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler