ANGIN KEMBARA
Angin kembara, angin kembara
Bersolek di delta dan rawa-rawa
Kota cinta jiwanya sudah binasa
Lampu kerinduan tak lagi menyala
Setelah banjir umpatan hina
Gejolak fitnah menggiring raga
Masuk ke hutan rawan luka
Angin kembara bukan tidak bicara
Tapi kebisuan adalah doa yang berdaya
Agung Gema N
31 Maret 2026
Komentar
Tulis komentar baru