
aku tak pernah bisa membiasakan diri ku untuk jauh darimu, aku selalu ada.. melewati malam-malam tanpa menatap gemintang.. Juga menyaksi tentang bagaimana kenyataan akhirnya mengenalkan cinta pada kepingan-kepingan hati kita yang masih saja kita genggam..
akulah malam ketika engkau tak mampu lagi menatap matahari dihatimu.. dan aku pulalah siang ketika rembulan kembali berada dibelahan lain hatimu.. Tiada keterpaksaan bagi setiap jiwa untuk mencinta, ketika cinta dan harap tak bisa lagi ditemu-satukan..
begitupun kita..
ditulis oleh Theo Jabrik Pada: 12 Maret 2014; Jam 16:09
Komentar
Tulis komentar baru