Langit mendung,
Membasahi dataran ini,
Dengan suasana menyendu,
Tuk kesedihan ini,
Wajah terlihat menunduk,
Mata tak kuat lagi,
Tuk meneteskan air mata,
Yang tiada hentinya,
Tuk menangisi kesedihan ini,
Tubuh ini terguncang,
Ketika terdengar suara,
Yang menggema,
Dari sebuah masjid,
Dan,
Menyebutkan namamu,
Bahwa akan kehilangan,
Seluruh sebuah nyawamu,
Tuk selama-lamanya,
Sahabat,
Kau yang kita kenal,
Kau yang kita kenang,
Kau yang kita sayang,
Dari dulu,
Hingga sekarang ini…
Komentar
Tulis komentar baru