Skip to Content

September 2024

KEGALAUAN FANI

“Pak..., doakan aku agar aku mudah menggapai cita-cita. Aku akan telah memulai usaha kecil-kecilan di samping melanjutkan studi,” ungkap Fani pada ayahnya memecah keheningan ketika keduanya istirahat di sela-sela menyiapkan beberapa kelengkapan Fani yang akan berangkat meneruskan studi ke luar pulau.

indah menghias akhir perjalanan

sebenarnya lama kita bercengkerama, namu tiada terasa

entah karena paduan rasa yang senantiasa menghiasi

pada sudut hati kita yang penuh dengan ketulusan

kembali kuhadirkan engkau dalam imajinasi

hari ini kembali kuhadirkan engkau dalam imajinasi

untuk menelusuri goresan perjalanan waktu

yang telah lama kita biarkan mengendap dalam sunyi

Brute Force: Si Jago Tebak-Tebakan

Brute Force: Si Jago Tebak-Tebakan

Bahaya Kapitalisme dan Liberalisme yang Memperbudak Bangsa Indonesia

Jakarta, 28 September 2024 – Meningkatnya pengaruh kapitalisme dan liberalisme ekonomi di Indonesia semakin memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap kedaulatan bangsa.

Perlunya Perbanyak Jalur MRT di Jabodetabek untuk Menanggulangi Kemacetan Parah

Jakarta, 28 September 2024 – Kemacetan lalu lintas di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) semakin parah seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi yang tak terkendali. Kondisi ini menuntut perlunya pengembangan infrastruktur transportasi massal, terutama penambahan jalur Mass Rapid Transit (MRT) guna menanggulangi kemacetan kronis di wilayah ini.

Kemiskinan di Indonesia Semakin Meningkat Akibat Rendahnya Mutu Pendidikan

Jakarta, 28 September 2024 – Kemiskinan di Indonesia semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama disebabkan oleh rendahnya mutu pendidikan yang berdampak pada kesenjangan ekonomi dan sosial. Laporan terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa angka kemiskinan nasional mencapai 10,2% pada pertengahan 2024, naik dari 9,7% pada tahun sebelumnya.

Sepi di Ujung Hari

Di sudut kamar, sunyi merajut malam,
Hidup terasa kosong, tak ada yang datang.
Bayang-bayang kelam, hampa tak bertepi,
Tak satu pun peduli, meski raga letih berdiri.

Sepi di Ujung Hari

Di sudut kamar, sunyi merajut malam,
Hidup terasa kosong, tak ada yang datang.
Bayang-bayang kelam, hampa tak bertepi,
Tak satu pun peduli, meski raga letih berdiri.

Sepi di Ujung Hari

Di sudut kamar, sunyi merajut malam,
Hidup terasa kosong, tak ada yang datang.
Bayang-bayang kelam, hampa tak bertepi,
Tak satu pun peduli, meski raga letih berdiri.



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler