Skip to Content

Januari 2012

Pelita Tanpa Cahaya

PELITA TANPA CAHAYA

 

Purnama masih  bersinar

tampak dari tirai jendela yang tersibak

tersungging senyum simpul

Serpihan..

Serpihan-serpihan luka’ku yang berserakan..

Kau pungut..

Dan kau tata begitu rapi didalam hatiku..

Kau lipat satu demi satu serpihannya….

Noktorno Sofiatun islamiaty

Seindah senyum seumpama mentari

Lelaki Tua

LELAKI TUA

 

Di bawah topi koboy usang

Wajah renta itu sembunyi dari sengatan mentari

Terus berjalan menyusuri garis tangan Tuhan

Kemana dia pergi dibawanya serta

Kain lusuh dari pasar loak yang dijualnya seharga tidak kurang lima ribu rupiah

 

Usia diujung senja

Tak melemahkan kaki-kakinya yang kuat bagai besi

Menapaki panasnya jalan aspal dan tajamnya batu trotoar

Demi deru asa dan asap dapur yang harus tetap ada

 

Sesekali ia berhenti di rumah-rumah elit kaum alit

Tukanng becak, kuli sampah, dan pemulung

Mereka adalah sumber rizki pasti baginya..

 

Kala senja menguning diujung barat

Pak tua melangkah pulang

Dengan senyum ramah

Ia membagi berkah Tuhan di hari itu kepada anak-anak tetangganya

Perman dan coklat

 Buah tangan yang selalu dibawanya

 

Rinduku...

Tahu kah engkau..

Rinduku berlabuh……..

Ku nanti kau dipucuk pucuk kebisuan,,

Ku nanti kau ditengah kegelapan,,

Haruskah aku hanya mengenang bayang bayang..?

Antologi Puisi Tiga Penyair Cilik Diluncurkan

Pertama kalinya, tiga penyair cilik Padangpanjang yakni Soeryadarma Isman, Shania Azzira, dan Shalsabilla Oneal Dhiya Ulhaq yang masih tercatat sebagai pelajar Sekolah Dasar (SD), bersama dengan Komunitas Seni Kuflet meluncurkan buku antologi puisi Negeri di Atas Langit.

Cerpen Putu Wijaya akan Dipentaskan

Pianis Ananda Sukarlan akan mementaskan opera yang diadaptasi dari dua cerita pendek karya Putu Wijaya dalam "Java New Year Concert (JYNC) 2012".

Mengenang Lan Fang, Sahabat-sahabat Gagas Festival Lan Fang

Meninggalnya Lan Fang menyisakan kehilangan yang mendalam bagi keluarga dan orang-orang yang pernah dekat dengannya. Tak ingin larut dalam kesedihan, sahabat-sahabat Lan Fang pun menggagas sebuah acara.

????

inspirasi itu membisu
ketika hati tertutup,,
kata-kata menjadi hilang maknanya ketika dipaksa oleh luka
hingga imaji pun terkulai lemas

Jangan Jadi

Jangan Menjadi Badaiku,

Karena Memeluk ku Dan Akan Menghempaskan ku,

Jangan Menjadi Mimpiku,

Karena Bngun ku Adalah Penyesalan ku,

Jangan Jadi Rembulanku,



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler