Skip to Content

September 2012

Ini pesan bukan cacian

Alamat Alam ini mulai berkabut..
kusut titian terlihat kasat..
dari yang bangsat sampai yang bejat..
Semua keparat berjejer di antara aparat..
Merakyat hanya modus terselubung..
Melambung nama dia pun bohong..
Menggonggong,orasi kami di anggap menggonggong..
Merasa kafila,dia berlalu dengan sombong..
Babi kalian yang anggap kami anjing jalanan..

MELODI ANGIN

melodi angin

kuncup rindu

cinta mewangi

 

melodi angin

melena hati

angan tak sampai

 

melodi angin

Wanita Baya

Di kaki lima

aku menyuapi beberapa sendok nasi.

Tak duga-duga ia datang begitu saja.

Wanita mengenakan T-shirt biru panjang

sekilas menatapku.

Tak basa-basi ia mengambil nasi lantas gerangan apa ia duduk di samping kananku.

"Minum apa, Jeng?" tanya kaki lima.

"Nutrisari dingin," jawabnya.

Wajah itu begitu mempesona.

SAJAK BATU

di balik batu

ada batu

batu di batubatu

terbatubatu

membatu

 

batu

di balik batu

terbatu

IKRAR KEPADA BANGTS

Pernah kita tersaruk jiwa muda. Penuh ingin bara pun kita genggam sembari berikrar

ibarat dua lelaki gerah pada kemoyak dan berseteru. Begitu angkuh kita bersikukuh

Jangan menunggu

Menunggu itu membosankan..
Maka ku sarankan..
Jikalau kau tak mampu pertahankan..
Ku rela dan siap tuk di lepaskan..
Walau derita nanti yg ku rasakan..
Karna Ini semua sadar ku katakan..
Mohon maafkan aku tentang kelakuan..
Bukan menentukan tapi ini demi kebaikan..

Maafkan maafkanlah semua salah ku
Dampingi mu it selalu dalam hayal ku..
Tapi saat ini ku mulai meragu..



Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler