Skip to Content

SYAIR PENGELANA ABAD

Foto SIHALOHOLISTICK

jika semua sakit hati

harus diselesaikan dengan balas dendam

apalah artinya kita jadi manusia

bukankah lebih baik jadi serigala jalanan saja

agar kita bisa lebih beringas dari segala yang sadis

hanya saja kita perlu tau tujuan hidup

untuk merasakan...

cuma merasakan...

ya, hanya merasakan

apa saja

termasuk maut

 

tapi  bagiku

satu yang belum atau mungkin tidak pernah kurasakan

aku telah merasakan bagaimana indah dan suramnya mencintaimu

entah cinta seperti apa itu

mungkin kebodohan

lantas bagaimana indah dan suramnya dicintai olehmu

entah seperti apa pula itu

mungkin hanya sebatas angan

 

sayangnya...

saat ini kau telah begitu membenci laki-laki

dan menganggap semua laki-laki sama

sama seperti laki-laki yang melukaimu

meski aku menolaknya

tapi aku tak mesti meyakinkanmu

aku anggap saja engkau wanita perkasa

wonder woman kata mulan jameela

yang sanggup melaluinya

meski bercak lukanya masih rentan jika tersentuh

tapi apakah kau mengerti

genap sepulu tahun aku merasa hatiku bergetar

setiap kali menatapmu

hanya saja aku sadar

kenapa kubiarkan saja dia yang pertama

mengungkapkan naluri lelakinya padamu

kenapa bukan aku saja

apa bedanya aku dengannya

tampan...

aku mengaku kalah saja

 

sayangnya...

saat ini kau telah begitu membenci laki-laki

dan menganggap semua laki-laki sama

sama seperti laki-laki yang melukaimu

tapi aku tak setuju itu

apakah jadi lelaki itu gampang

ku pikir tak semudah itu

jika boleh memilih

aku memilih jadi telaga

yang tenang tanpa gemuruh

yang hening tanpa gairah

yang sepi tanpa naluri

yang diam tanpa hasrat

yang dalam tanpa gejolak

yang bening tanpa birahi

 

jika kau katakan ini bohong

desau angin memang bilang begitu

tapi aku sadar siapa laki-laki sepertiku

hanya laki-laki yang tersingkir

terusir... terasing...

tersingkir dari deretan bintang

karena kehilangan cahaya yang kupunyai sendiri

tersingkir dari tujuan hidupku sendiri

karena aku telah kehilangan arah, nanar dan sesat

tersingkir dari impianku sendiri

yang telah terkubur ke dasar bumi

terusir dari kehidupanku sendiri

terasing dari insan-insan mulia

karena dosa telah butakan mata hatiku

lantas di mana aku kini berada

mungkin hanya di jalanan

lantas siapa aku sebenarnya kini

mungkin hanya seorang pengelana abad

 

jika kau katakan ini omong kosong

deburan ombak yang dulu lebih tau

itu karena aku bukan siapa-siapa bagimu

aku juga bukan siapa-siapa bagi diriku

aneh kan?

tapi itu kesaksian alam

mereka juga bisikkan kepadaku

aku pengelana abad

yang terus berjalan tanpa tujuan

mungkin tujuannya cinta

tapi apakah cintamu atau tidak

aku hanya menunggu jawaban dari tuhan semesta

tuhan yang menciptakanmu cantik dan memesona

tuhan yang menciptakanmu indah

tuhan yang menciptakan semua yang ada di dunia ini

 

aku ini pengelana abad

yang tengah dalam perjalanan pulang

namun entah pulang ke mana

ke dalam hatimu?

masih adakah tempat di sana untukku menggali kubur

yang akan membaringkan tubuh jadah ini

 

jika kau katakan ini khayalan

langit dan bumi juga bersaksi

namun tak sanggupkah kau menyulapnya jadi kenyataan

kenyataan yang memberikan warna dalam hidupku

(2008)

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler