Dua Ikat Setapak Kaki
oleh: Riza Fitroh Kurniasih *)
Dikening itu terlihat harapan
Nyata terhalang awan kegelisahan
Kelak, aku ingin punya anak; yang lahir dari mesin ketik dan bolpen standar.
Dan akan kukawinkan dari buku tulis atau microsoft word
Selalu ada yang ingin tulis gerimis,
Kala seja hamper kelam,
Bersama riuh rendah nyanyian gentilang.
Untukmu, para pahlawanku…
Ku kirimkan sebait harap dan do’a….
Oleh: Nay Nazahah
Beginilah liku-liku berjuang
Kepada Yang Terkasih
Di
Rumah Kontrakan
Aku didatangi tamu.
Setan dan Aliansi Iblis Bumi (AIB)
Bergerumul, berkonvoi ke hadapanku
Memperkosa Malam Malam datang dengan tiba-tiba Berjalan bersama hembusan angin yang terluka Mengetuk pintu kamarku kala waktu kesunyian
Deras air yang kulihat dari perumahan penduduk
bergidik berimajinasi
keraguan menyeruak seakan mengatakan tidak
arusnya membuat nyali sebesar biji jagung
Tetiba aku duduk
Terjaga dari lelap mataku
Resah hati ini, ketika setiap malam yang membangunkan
Adalah hembusan angin yang membuat pori-pori membeku
Bismillahirahmanirahim
Komentar Terbaru