Bu Lastri, demikian orang sekampung memanggilnya. Sepeninggal suaminya, ia hidup sendiri di sebuah rumah yang dibangunnya 35 tahun lalu. Rumah itu tampak kusam tak terawat. Tidak ada polesan warna yang menghias dinding rumah tersebut. Lantainya yang belum sempat di keramik telah hancur dan berlubang-lubang.
Surat dari Ibu

Komentar Terbaru