Mengenang Chairil Anwar dalam sajak “KRAWANG-BEKASI”
di jaman pembodohan ini
semangatmu kembali tumbuh
dan berkobar bagai sebuah suluh
pada saat dini hari
kenang-kenanglah...!
(akan kami kenang)
kalian yang dulu terbaring
antara Kerawang – Bekasi
yang tiada dan setengah tiada
dengan tetes semangat yang berkobar
kenang-kenanglah...!
(akan kami kenang)
di rumah abadimu
kami tabur bunga-bungaan
yang semerbak mewangi
dengan iringan-iringan panjang
kenang-kenanglah...!
(akan kami kenang)
pada kami
engkau diperkenalkan dengan simpatik
pada generasi kami
engkau diperkenalkan sebagi toko dan pelopor
kenang-kenanglah...!
(akan kami kenang)
lewat episode hidup yang kau lalui
tertanam sebentuk vitalitas hidup
yang kini ingin kami cari
yang kini ingin kami miliki
kenang-kenanglah...!
(akan kami kenang)
di rumah abadimu
kami tetap menabur bunga
di atas vitalitas dan individualitas
yang dulu kau bawa dalam angin pembaharuan
(2008)
Komentar
Tulis komentar baru