seribu lagu selaksa nada seketi syair
sejuta madah telah kutulis pada air
pada api pada angin pada tanah pada pasir
pada alun pada gelombang
tapi bimbangku tak pernah kurang
dengan sejuta warna bumi kubalut
kubalut gunung dan laut
tapi aku semakin takut
semakin takut
aku berlari mengejarmu dalam terang dalam gelap
dan engkau datang menghilangkan semua pengap
kulihat engkau di pelaminan
ketika kulihat mempelai sembunyi-sembunyi
meremas jemari
kulihat engkau senyum di jalanan
pada wajah kering terbakar
dalam sejuta galau
aku melukis tentang engkau
200800000000 Kotabaru Karawang
Komentar
Tulis komentar baru