Skip to Content

SEPUCUK SURAT BUAT PLN

Foto izat gunawan

Kepada Yth.
Kepala PLN Antah Berantah.
Di-
Tempat

Salam Hormat,
Saya mewakili ribuan orang yang tidak mampu beli genset atau barang-barang elektronik supermahal yang tetap bagus walaupun sering kali terkena pemadaman listrik tiba-tiba.
Kami ingin mengajukan saran kepada perusahaan bapak yang akhir-akhir ini penyakit lamanya kambuh lagi. Mungkin arus listriknya terserang penyakit jantung atau gangguan pencernaan sehingga banyak neon yang harus kami ganti setiap minggu.
Maka dari itu kami menganggap bahwa perusahaan bapak perlu segera diopname atau paling tidak, harus benar-benar ditangani oleh Dr spesialis agar tidak bertambah parah.
Sesungguhnya kami prihatin atas musibah yang menimpa bapak seperusahaan, namun dengan tidak mengurangi rasa munafik, kecewa kami jauh lebih dalam.
Cobalah sekali-kali bapak ke pasar untuk mengecek sembako supaya sadar bahwa harga ikan sedang gila. Bayangkan jika ikan-ikan mahal yang kami beli buat dua atau tiga hari hanya bisa dimakan dalam sehari karena sisanya telah busuk akibat lemari es mati kehabisan listrik.
Pak, itu hanya secuil dari beribu-ribu cuil peristiwa naas yang disebabkan oleh terus memburuknya kesehatan perusahaan bapak.
Atau begini saja,
Bagaimana kalau Perusahaan Listrik Negara ini dibubarkan dan diganti dengan Perusahaan Lilin Negara ?
Dengan begitu, bapak seperusahaan tidak perlu lagi repot-repot memikirkan pasokan listrik, bapak seperusahaan tinggal mengupayakan bagaimana seluruh penduduk mendapatkan lilin yang merata setiap harinya.
Mungkin itu akan lebih bijaksana !!!
Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tuliskan dalam surat ini, namun berhubung mata saya terlalu perih untuk bertahan di bawah lilin maka saya sudahi dulu penyampainnya.
Oya, saya janji mulai saat ini saya dan ribuan orang lainnya akan membiasakan diri dengan cahaya lilin atau lampu dokar. Siapa tahu bapak seperusahaan menerima ide kami untuk mengganti Perusahaan Listrik dengan Pabrik Lilin.
Sekian yang dapat kami sampaikan, lebih dan kurangnya saya mohon maaf.
Semoga perusahaan bapak lekas sembuh. Amin.

Anta Berantah, 25 februari 2008.
T T D

Orang-Orang Miskin.

Komentar

Tulis komentar baru

Materi isian ini bersifat rahasia dan tidak ditampilkan ke publik.


Terpopuler Hari Ini

Sebulan Terakhir

Terpopuler