KARYA : AHMAD RIYAN NAILANIE
Aku adalah aku seperti kataku
Gelap memandang seperti itu
Tegak berdiri seperti hantu
Lihat aku itu aku dan aku terus aku
Pintu itu Terkunci RapatDengan Gembok tak memiliki AnakHingga tak TerlihatMana yang Dinding dan mana yang Pintu Meski Lekang ditelan Terik
Bagai Mengedipkan Kelopak MataKebahagian itu Serasa NyataKetika dibukaHanya Puing-puing yang Tersisa... Seonggok Pasir dan Batu
Angin Alif-Mu Menghujam-hujam
Angin alif-Mu menghujam-hujam
Menyayat kulit waktu yang terbenam
Catatan Bulan Hitam
Lihatlah kayu-kayu pagar itu hangus
Air kering dan sinar bulan pun padam
Menatahkan kelam begitu dalam
Disabilitasi
Mereka dalam pandangan kita..
Mereka dalam..
Dalam pandangan..
hati yang luput tersisih perih
hasrat yang haus tak pernah pupus
asaku masih menggebu
(buat: angin malam dalam derita)
diam, diamlah sayang !
biar tabir meruwat doa kita
jangan lempar tanya
sebab, aku sedang bingung
itu.
itu
itu..
dan ini
sajak ini, cintaku. kisah asmara anak untuk ibunya yg terkulai sakit ditemani kucing jantan warna hitam.
Komentar Terbaru