berjalan di atas timbunan pasir
tampak butir-butir gemerlapan
berjalan pada sebuah lorong desa
lusuh memukau
sapa dan terka seperti terus bicara
dan kadang sangka sumbang memekik
perlahan
kontradiksi jiwa bicara
bahwa sebenarnya bukan
bukan yang Dia tuturkan
gelombang
itulah gelombang
yang disengajakannya
agar gerak hidup ini teratur, sadar
malang, oktober 1984
Komentar
Tulis komentar baru