angin kencang berhembus dari arah pulau-pulau kecil
ombak pasang menggeliat tinggi di pantai Bukit Batu
mengobok-ngobok lautan, memuntahkan isi perutnya
berseraklah sampah dan rumputan laut di pantai
ombak pun kembali menghempas ke pantai
bersamaan dengan jatuhnya sebutir kelapa tua
ketika air kembali ke tengah, kelapa pun hanyut
kulitnya yang kecoklatan terlihat hingga jauh
entah ke mana arah kelapa tua ‘kan hanyut
entah seberapa jauh ombak ‘kan membawanya berkelana
entah berapa ribu mil ia ‘kan menemui takdirnya yang baru
terdampar di suatu pantai, tumbuh menjadi pohon yang baru
sebutir kelapa tua jatuh dan terbawa arus laut
hanyut dibawa ombak ke arah Barat, mengikuti laju kapal
kupandangi laut yang birunya melebihi jauh pandangku
kelapa pun menghilang terbawa arus laut Selat Malaka
mungkin ia tengah menuju ke Samudra Hindia
atau ‘kan terdampar di Srilangka, atau mungkin
‘kan terus hanyut hingga ke ujung samudra
ke Tanjung Harapan yang ombaknya terkenal garang
kelapa tua, telah mengarungi tujuh samudra yang garang
sebelum orang-orang menemukan cara menempuh lautan
ia yang tumbuh di sepanjang pantai di separuh belahan bumi
pohon yang sama, buah yang sama, rasanya pun tetap sama
sebutir kelapa tua yang jatuh dan hanyut terbawa arus laut
sebuah rasa kemanusiaan, sebuah rasa yang melekat di jiwamu
sebuah hak-hak kemanusiaan, tumbuh dari pohon yang sama
rasanya pun tetap sama meski tumbuh di mana-mana!
Komentar
Tulis komentar baru