Kenangan tentang dirimu tiba-tiba bangkit
menggeliat lewat sebuah tembang kenangan
bintang-bintang di ufuk langit meredup sinarnya
awan gelap memoles wajah rembulan di ufuk malam
dalam keremangan ini malam
sunyi menyergap dari segala sudut kota
kutatap jalan sunyi yang memanjang
pohon-pohon berdiri kaku
cinta itu berawal dari saling pandang
sama-sama tersenyum lalu saling sapa
meski tiada kata "sepakat" di awal waktu
namun akhirnya tercipta cerita
cinta itu berawal dari mata turun ke hati
melalui hati maka tertulislah cerita kenangan
setiap terdengar tembang kenangan berkumandang
selalu saja terasa ada getar-getarnya di dada
rasa rindu menggetar hati, memanggilmu di kejauhan sana
mengingatmu, seakan kau kembali hadir di sampingku
namun waktu tidak pernah berulang
telah lenyap air sungai ke dalam lautan
aku tenggelam dalam gulungan ombaknya
semuanya melaut, mengalun tak henti
dan pada setiap pantai di mana kapalku berlabuh
engkau menghantui ku lewat tembang itu
Komentar
Tulis komentar baru